7 Langkah Membantu Anak Mengatasi Rasa Duka

Setiap orang pasti akan mengalami rasa duka termasuk anak kecil. Tujuh hal ini saya lakukan untuk membantu anak piyik mengatasi rasa dukanya ketika ayahnya meninggal, saat ia masih berusia empat tahun. Tentunya beda anak beda cara membantunya, tergantung usianya juga ya. Ungkapkan dan komunikasikan sesuai usia anak kita.

Membacakan buku cerita anak tentang kehilangan dan kedukaan adalah langkah awal yang saya lakukan untuk menjelaskan tentang keadaan kami sekarang.

Langkah lainnya mungkin tampak seperti hal kecil dan sudah biasa kita lakukan sehari-hari, tetapi memberikan dukungan dan waktu ekstra akan membuat anak kita merasa aman, dicintai dan semakin dekat dengan kita, orang tua tunggalnya. Setelah trauma kehilangan salah satu orang tua, tentu kedekatan yang ada kini menjadi lebih penting dari sebelumnya.

Yang tak kalah penting, bantu anak kita untuk mengekspresikan perasaannya. Banyak anak yang menyimpan perasaannya karena takut akan reaksi orang sekitar atau ya memang tidak bisa mengeluarkan kata-kata yang tepat untuk mengekspresikan emosinya. Bantu dengan banyak gali perasaannya melalui aktivitas yang disenangi seperti menggambar, atau ajak bercerita dengan melihat foto-foto kenangan. Dan ketika mereka bercerita, dengarkan tanpa harus berkomentar terlebih dahulu.

Tentunya tujuh hal ini harus selalu kita lakukan karena healing is a lifelong process. Poin penting juga nih sebelum membantu anak kita, heal yourself first dan ingat, tak mengapa kita menangis bersama dengan anak. Mengekspresikan kesedihan kita sendiri membuat anak-anak tahu bahwa tidak apa-apa untuk bersedih. Namun, hati-hati ya jangan sampai memperlihatkan kesedihan yang tidak terkontrol, karena justru akan mengajarkan anak kita cara yang tidak sehat dalam menghadapi kesedihan.

Semua butuh kesabaran dan pengertian. Jika anak bertanya yang kita sendiri tidak tahu jawabannya, tak apa. Cari tahu dulu sebelum menjelaskan.

Semoga langkah-langkah ini bisa membantu orang tua yang sedang bingung bagaimana cara membantu anak healing dengan sehat ya.

Jangan memburu-buru anak agar segera pulih. Setiap anak juga punya cara dan waktu tersendiri untuk pulih. Tugas kita sebagai orang tua, menemaninya dengan sadar, isi dengan tawa canda, pelukan dan banyak cinta.